Media yang biasanya “ampuh” untuk menularkan virus adalah melalui flashdisk. Hal ini bisa terjadi karena flashdisk sering digunakan untuk mentranfer file antar komputer sehingga bila habis digunakan pada komputer yang mempunyai virus, maka biasanya virus akan ikut masuk ke flashdisk. Selanjutnya bila flashdisk itu di koneksikan ke komputer yang lain, maka virus akan ikut masuk ke komputer yang lain itu.
Virus yang tersimpan dalam flashdisk biasanya terdapat dalam file autorun.inf, sehingga bila kita tidak paham maka begitu autorun muncul biasanya langsung kita klik, pada saat itulah virus masuk ke komputer. Sedangkan file induk virus biasanya disembunyikan dalam folder recycler yang disembunyikan (hidden).
Langkah yang bisa dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah masuknya virus dari flashdisk adalah dengan memasang (install) antivirus USB. Ada banyak program anti virus USB yang bisa di download dari internet. Salah satunya adalah USB Virus Scan dari usbantivirus.net.
Untuk memasang di komputer, anda tinggal mendownload USB Virus Scan (klik disini), kemudian extrak file rar hasil download, setelah itu install program Setup.exe.
Kemudian jalankan programnya, klik menu settings, centang pada opsi “Run USB Virus Scan When Windows Starts”, opsi “Display alert window when a threat is detected” dan opsi “Clean infected files and open usb drive sefely”. Klik tombol save.
Langkah selanjutnya klik menu register dan masukkan username dan licence code yang ada di file SN.txt, klik save/ok. Kemudian restart komuter anda, dan selesai. Sekarang komputer sudah terlindung dari virus dari USB.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Related posts:













